SMA Laboratorium Universitas Pattimura Sukses Laksanakan MPLS Ramah 2026, Perkuat Karakter dan Budaya Riset Murid Baru

blog-thumb
  • 17 Jul 2026
  • Oleh: HumasSMALAB
  • Baca: 64 kali

SMA Laboratorium Universitas Pattimura Sukses Laksanakan MPLS Ramah 2026, Perkuat Karakter dan Budaya Riset Murid Baru

Ambon, 17 Juli 2026 – SMA Laboratorium Universitas Pattimura sukses melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 pada 13–17 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 88 murid baru tersebut menjadi langkah awal dalam menghadirkan pengalaman belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menggembirakan, sekaligus memperkuat karakter serta menumbuhkan budaya pembelajaran berbasis riset sebagai identitas sekolah.

Pelaksanaan MPLS Ramah di SMA Laboratorium Universitas Pattimura merupakan lanjutan dari rangkaian Pra-MPLS yang telah dilaksanakan pada 6–10 Juli 2026. Seluruh kegiatan diselenggarakan mengacu pada pedoman MPLS Ramah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan penyesuaian terhadap karakteristik sekolah yang mengembangkan pembelajaran berbasis riset. Melalui pendekatan tersebut, murid baru tidak hanya dikenalkan pada lingkungan sekolah, tetapi juga dipersiapkan menjadi pembelajar yang berkarakter, kritis, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ketua Panitia MPLS SMA Laboratorium Universitas Pattimura, Ivandra I. Latumakulita, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memastikan setiap murid memperoleh pengalaman pertama yang positif selama berada di lingkungan sekolah.

“MPLS Ramah kami rancang agar setiap murid merasa diterima, dihargai, dan memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sejak hari pertama di sekolah. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, kegiatan ini juga membekali mereka dengan penguatan karakter, literasi digital, kesiapsiagaan bencana, hingga motivasi belajar sebagai bekal mengikuti pembelajaran berbasis riset,” ujar Ivandra.

Selama lima hari pelaksanaan, murid baru mengikuti berbagai kegiatan yang berorientasi pada penguatan karakter, pengembangan potensi diri, serta pembentukan budaya sekolah yang positif. Berbagai materi yang diberikan meliputi Salam Sapa Murid Baru, Eksplorasi Diri: Menggali Potensi yang Ada, Sahabat Hebat: Dengar, Peduli, dan Hargai, Aku Anak Indonesia Hebat, Karakterku Kuat, Wawasan Wiyata Mandala, Ruang Perjumpaan Murid Baru, Aku dan Sekolahku, hingga Aku dan Sekitarku.

Selain itu, murid memperoleh pembekalan mengenai Keadaban dan Keamanan Digital, Literasi Digital, Dampak Negatif Kecanduan Gim Daring (Online Game), Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah, serta Gerakan Indonesia ASRI: Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama. Sekolah juga melaksanakan identifikasi awal kondisi sosial-emosional dan konsentrasi belajar, asesmen literasi dan numerasi, identifikasi bakat dan minat, pengenalan kegiatan ekstrakurikuler, pengenalan delapan dimensi Profil Lulusan, pengenalan kurikulum melalui penumbuhan motivasi belajar, serta materi pilihan mengenai bahaya NAPZA, fenomena sosial perilaku remaja, dan budaya sekolah berbasis kekhasan SMA Laboratorium Universitas Pattimura.

Puncak kegiatan MPLS Ramah ditandai dengan penyelenggaraan Unjuk Karya di Student Center Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi 88 murid baru untuk menampilkan kreativitas, bakat, dan hasil kolaborasi yang telah dipersiapkan selama mengikuti MPLS. Unjuk Karya dihadiri oleh orang tua murid, seluruh guru, tenaga kependidikan, serta pengurus OSIS sebagai bentuk apresiasi terhadap proses adaptasi dan pengembangan potensi murid sejak memasuki jenjang pendidikan menengah.

Kepala SMA Laboratorium Universitas Pattimura, Dr. Victry E. Picauly, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, melainkan fondasi dalam membangun karakter dan budaya belajar murid.

“MPLS bukan sekadar pengenalan lingkungan sekolah, tetapi merupakan fondasi untuk membangun karakter, budaya belajar, dan semangat berkolaborasi. Kehadiran orang tua dalam Unjuk Karya menjadi wujud sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang murid. Kami berharap pengalaman selama MPLS menjadi langkah awal yang positif bagi mereka untuk berkembang menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki semangat riset dan inovasi,” ungkap Dr. Victry.

Ia menambahkan bahwa SMA Laboratorium Universitas Pattimura terus berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan kolaboratif sehingga setiap murid memperoleh kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik secara optimal.

Rangkaian MPLS Ramah 2026 kemudian ditutup dengan refleksi bersama, doa, dan penutupan sebagai penanda dimulainya perjalanan pendidikan bagi 88 murid baru di SMA Laboratorium Universitas Pattimura. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap seluruh murid mampu menginternalisasi nilai-nilai karakter, budaya akademik, literasi digital, serta semangat pembelajaran berbasis riset sebagai bekal menjadi generasi pembelajar yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.

Berita lain